Launching Wisata Panorama Igir Lempuyang (PILEM)

Akhirnya Setelah melalui proses panjang dalam kurun waktu kurang lebih 5 bulan berjalan objek wisata Pesona Igir Lempuyang (PILEM) Akhirnya akan di buka dan di resmikan untuk umum pada tanggal 10 Juni 2018. Objek wisata yang berada di Desa Jalatunda kecamatan Mandiraja kabupaten Banjarnegara ini menawarkan pemandangan hutan pinus yang cukup Asri dengan view di Puncak mencapai 360 drajat. Acara peresmian akan dilaksanakan secara sederhana mengingat pembangunan wisata ini belum rampung sepenuhnya. Acara akan di meriahkan dengan musik kentongan, dangdut, acara buka bersama dan acara hiburan lainnya.

Pembukaan wisata dipercepat mengingat akan datangnya moment liburan lebaran 2018 yang akan datang sebentar lagi. Meskipun masih dalam taraf pembangunan namun keberadaan wisata PILEM telah banyak menarik minat masyarakat luas untuk berkunjung dan menikmati keindahan dan pesona alam Igir Lempuyang.

Tidak hanya pemandangannya yang eksotis, viewnya yang 360 derajat. Pesona Igir Lempuyang juga menawarkan wisata sejarah dan wisata religi yang cukup kental. Perlu kita ketahui Igir lempuyang memiliki cerita sejarah dan cerita tokoh yang cukup panjang. Tentunya ini menjadi sisi lain yang menarik dari sebuah objek wisata yang perlu kita kaji, dalami dan kita ketahui.

Menengok kebelakang, hadirnya Wisata Pesona Igir lempuyang tentunya memiliki sejarah yang panjang dan perjuangan yang luar biasa. Berawal dari kemauan seluruh masyarakat desa untuk merubah wajah desa akhirnya tercetuslah wisata desa PILEM. Bermodalkan tekad dan semangat yang luar biasa seluruh warga desa maka dirintislah wisata desa dengan semangat kebersamaan dalam kegotongroyongan. Berbulan-bulan mereka bekerja tanpa henti dan tanpa mengenal lelah, tak peduli siang atau malam. Sungguh kekompakan yang luar biasa yang diperlihatkan oleh seluruh pemuda karang taruna dan warga desa lainnya.

Jadi meskipun baru sampai titik ini. Pembangunan wisata PILEM yang belum kelar telah menunjukan gambaran betapa epiknya warga desa Jalatunda dalam berjuang mencapai apa yang di cita-citakanya demi terwujudnya perubahan dan kemajuan bersama.

Apresiasi yang luar biasa kami sematkan pada loyalitas perjuangan pemuda Karang taruna Antareja Bhakti. Meskipun di tengah tengah keterbatasan mereka seakan tak pernah patah arang demi mewujudkan mimpi-mimpinya menjadi nyata. Perjuangan, pengorbanan dan semangat yang mereka miliki sudah jarang bahkan niscaya kita temukan di jaman sekarang ini.

Namun akhirnya perjuangan mereka kini akan mulai sedikit terlihat dengan dibukanya wisata PILEM. Ini tentu menjadi tonggak bersejarah bagi perjuangan mereka dan seluruh warga Jalatunda. Meskipun harus kita sadari ini bukanlah akhir dari perjalanan tapi merupakan titik awal perjuangan untuk menghadapi halangan dan tantangan yang semakin berat kedepannya. Semoga Jalatunda Berdaya dan berjaya di kemudian hari.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: